Gencatan senjata masih terus berlangsung


pf button both Gencatan senjata masih terus berlangsung

dammaj 05 Gencatan senjata masih terus berlangsungKamis, 27 Muharrom 1433 (22 Desember 2011)

Blockade Di Dammaj dan Kemurahan Rabbul-‘Ibad

Hari ini telah berganti dan blokade masih berlangsung, kondisi dalam keadaan tenang tanpa ada tembakan setelah pengumuman adanya gencatan senjata oleh Tim Mediator yang baru. Sebagaimana yang diberitakan Tim Mediator ini dipimpin oleh Husain Al-Ahmar dan Hasan Zaid berkeinginan memadamkan api fitnah yang telah dinyalakan oleh orang-orang Hutsy, yang sebelumnya mereka diminta oleh Abdul Malik Hutsy untuk ikut campur menyelesaikan permasalahan ini setelah kekalahan berkali-kali yang dirasakan oleh orang-orang Hutsy di medan perang Kitaf dan yang lainnya, tentunya dengan karunia Allah. Kalaupun disana ada perdamaian, maka harus dihapuskan pos Khaniq yang saat ini dibawah kekuasaan mereka dan diperbolehkan masuknya pasokan bahan makanan dengan segala apa yang dibawanya. Kalau Tim tersebut mampu melaksanakan ini semua maka mereka berhak menjadi Tim Mediator , kalau tidak, lebih baik tidak usah menjadi Tim Mediator.

Gencatan senjata masih terus berlangsung, tim Pengawas masih berada disana, dan mereka melaporkan bahwasanya dari pihak Ahlu Sunnah benar-benar melaksanakan gencatan senjata. Beginilah Ahlu Sunnah, selalu memenui janji dan tidak berkhianat, dan ini adalah kebiasaan dan manhaj mereka !

Kami kabarkan kepada Rafidhah, sekarang kondisinya berubah, semuanya telah menjadi musuh kalian, tidak bisa tidak, harus dihancurkan kekuatan mereka-dengan pertolongan dan kekuatan Allah- karena mereka telah berbuat zhalim dan membuat kerusakan di muka bumi. Berbeda dengan Rafidhah walaupun Tim Pengawas masih berada disana mereka masih saja melanggar perjajian gencatan senjata !

Juga telah datang Tim Mediator yang terdiri dari para pembesar kabilah Hasyed dan yang lainnya, kemudian berunding dengan penduduk Dammaj dan Syaikh Yahya, intinya tidak ada perundingan selama masih ada blokade.

Telah sampai berita kepada kami, kemarin sore, maksudnya hari Rabu, rombongan Palang Merah Dunia berkeinginan memasukkan bahan-bahan makanan ke Dammaj tetapi ketika sampai di Raihan dicegat oleh orang-orang Rofidhoh dan mereka meminta bahan makanannya dibagi menjadi dua, antara warga Dammaj dan mereka, orang-orang Palang Merah menolaknya dan memasukkan bantuan kembali gudangnya. Apakah dengan orang-orang semisal mereka ada perjanjian damai ?

Kabar Kemenangan Dari Dammaj,

  • Hari ini Husain Al-Ahmar datang ke Dammaj disertai oleh Palang Merah Dunia dengan menbawa 4 unit Truk dipenuhi dengan bahan-bahan makanan. Sungguh suatu yang mengherankan, orang-orang rofidhoh begitu tunduknya dengan syarat-syarat yang ditetapkan Syaikh Yahya, mungkin karena kekalahan dan kehinaan yang telah mereka terima dari Ahlu Sunnah di Wailah.
  • Telah terjadi peristiwa-peristiwa yang menggembirakan, diantaranya : dihapuskannya pos Khoniq, orang-orang Hutsy menarik pasukannya dari Dammaj bahkan mereka keluar dari Dammaj, dan tidak ada ganguan lagi kepada Ahlu Sunnah, dan juga perkara-perkara yang lain-lainnya, itu semua merupakan kemenangan bagi Ahlu Sunnah.
  • Hari ini terjadi komunikasi antara Syaikh Yahya dengan Syaikh Muhammad bin Hady Al-Madkholy-semoga Allah menjaga keduanya-dan Syaikh Muhammad menyampaikan duka citanya atas meninggalnya saudara Syaikh Yahya, Syaikh Ahmad Al-Hajury di bumi jihad Kitaf, keduanya juga saling memberikan wasiat dan nasehat, walhamdulillah, kami memohon kepada Allah untuk menyatukan Ahlu Sunnah dan diantara para Masyaikhnya.

Kitaf, Hari Kamis 27 Muharrom 1433,

  • Ikhwah Mujahidin berhasil menghalau upaya Rafidhah untuk menyusup di garis depan medan perang Kitaaf, dan berhasil membunuh tiga orang diantara mereka dan melukai yang lainnya, adapun ikhwah mujahin semua dalam keadaan selamat.

Tambahan :

Seharusnya hari Jum’at ini akan dihapuskannya blokade dari Dammaj dengan ijin Allah karena kesepakatan damai telah ditanda-tangani melalui perantaraan Husain Al-Ahmar dengan syarat blockade harus di hapuskan, dimulai hari Jum’at ini dan Hutsiyyin harus turun gunung yang mengelilingi Dammaj kemudian penjaga di pos Khoniq digantikan oleh pasukan dari kabilah Hasyed untuk menjamin terlaksananya kesepakatan perjanjian dan terjaminnya pasokan bahan makanan ke Dammaj. Kami berharap Hutsiyyin untuk kali ini bisa dipercaya dan mematuhi isi perjanjian, dan kami mendengar malam ini telah masuk 4 unit Truk besar dengan membawa berbagai macam bahan makanan dari palang Merah Internasional.

Sumber berita dari : Abu Abdullah Husain Al-Kuhlany. www.m-noor.com

di ambil dari muslim.or.id

Leave a Reply