Undang UAS, Rektor UII: Untuk Kebaikan Lebih Besar


Foto: Republika

Rektor Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, Fathul Wahid mengkonfirmasi selebaran soal jadwal ceramah Ustaz Abdul Somad di kampus tersebut pada Sabtu (12/10). Ia menekankan, hal itu semata ikhtiar UII merawat majelis ilmu.

"Betul. Kami sudah berkoordinasi juga dengan tim manajemen UAS kemarin sore. Saya sendiri yang berkomunikasi," kata Fathul Wahid kepada Republika, Jumat (11/10). Hal itu ia sampaikan terkait selebaran jadwal berceramah UAS di Masjid Ulil Albab UII, di Jalan Kaliurang KM 14,5, Sleman, Yogyakarta pada Sabtu (12/10). Acara itu akan digelar mulai pukul 13.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB.

UAS akan mengisi seminar moderasi Islam dengan membawakan tema "Integrasi Islam dan Ilmu Pengetahuan". Fathul Wahid juga akan hadir menyampaikan pengantar untuk seminar tersebut.

Masjid Ulil Albab adalah masjid dengan aula yang biasa digunakan mewisuda lulusan UII di lantai dasarnya. Ribuan orang muat dalam auditorium maupun tempat beribadah di salah satu masjid kampus paling megah di Indonesia tersebut.

Jadwal ceramah UAS tersebut hampir berbarengan dengan jadwal berceramah UAS di Masjid Universitas Gadjah Mada (UGM) yang dibatalkan rektorat kampus tersebut beberapa waktu lalu. Kendati demikian, Fathul Wahid menolak UII dibenturkan dengan UGM terkait hal itu. "Saya juga bilang sama kawan-kawan, kita jangan benturkan UGM dan UII. Ini soal bagi tugas, untuk kebaikan yang lebih banyak," ujar Fathul Wahid menekankan.

Ia mengatakan, yang dilakukan UII semata menjalankan tugas universitas. "Ini murni majelis ilmu. Kami hanya menjalankan tugas universitas, merawat majelis ilmu untuk menjaga iklim akademik yang sehat dan menyehatkan," kata Fathul Wahid.

Sebelumnya, Dekan Fakultas Hukum UII Abdul Jamil, juga mengatakan pihaknya siap menerima kedatangan Ustaz Abdul Somad seandainya benar bila pihak Univeritas Gajah Mada menolak kedatangannya untuk memberikan ceramah di masjid universitas tersebut. Apalagi selama ini pihaknya benar-benar sudah menantikan kedatangannya. "Kami jamin, di sini tak akan ditolak," kata dia. (Republika)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel