Ogah Terlibat Polemik Ahok, Pertamina Tunggu Pemegang Saham


Foto: Net

Polemik soal isu penunjukan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai petinggi perusahaan BUMN ditanggapi PT Pertamina. Belakangan, Ahok memang dikabarkan bakal menjadi petinggi perusahaan minyak negara tersebut.

Direktur Sumber Daya Manusia PT Pertamina, Koeshartanto menegaskan, pihaknya tidak ingin terlibat dalam kegaduhan penunjukan Ahok. Sebab, keputusan penempatan komisaris dan direksi BUMN menjadi ranah pemegang saham.

"Dalam hal ini kami hanya menunggu dan menghormati keputusan pemegang saham. Kami meyakini pemegang saham akan memberikan yang terbaik untuk kemajuan PT Pertamina,” ujar Koeshartanto dilansir Kantor Berita RMOLJakarta, Rabu (20/10).

Kabar penunjukan Ahok itu sempat ditetang oleh serikat pekerja Pertamina yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB). Disinggung soal itu, Koeshartanto menegaskan pihaknya tidak dalam posisi mendukung atau tidak mendukung.

"Saya kira selama itu dilakukan sesuai koridor hukum dan tidak melanggarnya. Yang penting kita semua bersepakat dan berkomitmen memajukan dan menjaga Pertamina untuk tetap dan terus memberikan kinerja terbaiknya,” jelas Koes, panggilan akrab Koeshartanto.

Di tengah aksi penolakan dari publik, Staf khusus Menteri BUMN Erick Thohir, Arya Sinulingga sempat meminta FSPPB memberi kesempatan kepada Ahok untuk membuktikan kinerjanya.

"Siapapun pemimpin kita, ya terimalah dengan baik. Apa lagi kan ini belum diuji di BUMN. Belum-belum sudah menolak," ujar Arya, Sabtu (16/11). (Rmol)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel