PAN Bantah Pecat Amien Rais: Berfikir ke Sana Saja Sudah Tidak Berani

PAN Bantah Pecat Amien Rais: Berfikir ke Sana Saja Sudah Tidak Berani

Amien Rais mengaku telah dipecat dari Partai Amanat Nasional (PAN) yang didirikannya itu.

Amien merasa telah dikeluarkan oleh anak buahnya sendiri karena berbeda pandangan dengan pimpinan PAN saat ini.

Menanggapi itu, Sekjen PAN Eddy Soeparno menyebut persoalan ini sangat sensitif di PAN.

Namun, dia memastikan internal partai tidak pernah memecat Amien Rais. Bahkan, dia menjamin di alam pikiran tidak ada kader yang mengamini itu.

“Jangankan mengeluarkan, berpikir ke sana saja sudah tidak berani,” ujar Eddy kepada Rakyat Merdeka.

Bagi Eddy, Amien Rais adalah sosok yang begitu dihormati di PAN. Bahkan, sebagai roh partai itu sendiri.

“Pak Amien itu kan sebagai pendiri partai dan bagaimanapun juga roh partai ini ada di Pak Amien Rais,” tandasnya.

Untuk diketahui, pengakuan Amien ini disampaikan dalam diskusi Bahaya Komunisme Di Dunia Islam-Prof Dr H Muhammad Amien Rais dan KH Tengku Zulkarnain yang juga ditayangkan di Channel YouTube UTZ Official.

Amien mengaku, saat ini dirinya sudah tidak lagi sepaham dengan PAN karena dianggapnya bergabung dengan pemerintahan Jokowi-Maruf.

Hal itu terlihat dari kedatangan sejumlah elite PAN yang datang ke Istana Negara menemui Presiden Joko Widodo.

“Saya sudah tidak di PAN sama sekali. Saya sudah dikeluarkan oleh anak buah saya karena berbeda prinsip,” ujar Amien.

Amien juga mengaku menjadi salah satu tokoh yang tidak pernah menginjakkan kaki di Istana Negara.

“Karena saya tidak setuju bergabung dengan rezim yang tidak ketulungan itu, berharap logistik segala macam itu,” katanya.

Amien menyebut telah menyampaikan pesan kepada kader-kader PAN untuk menghitung rasionalitasnya jika mendukung pemerintah saat ini.

“Berhitunglah dengan rasio, di atas itu juga berhitung dengan keimanan. Kalau Anda tetap ingin dukung rezim ini, jelas sesuatu langkah keliru bin salah. Tidak ada rasionalisasinya,” ujar Amien.

Kritik tajam yang dikeluarkan Amien terhadap pemerintah saat ini bukan karena anggapan dirinya ingin anaknya menjadi menteri.

“Jangan-jangan Amien Rais mengkritik jokowi karena anaknya mau menjadi menteri. Naudzubillah Min Dzalik, itu adalah hoaks,” tegasnya.[pojoksatu]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel