Tere Liye: Ungkap Pelaku dan Dalang Pembakar Halte, Jika Tidak, Jangan Salahkan Publik Menduga-duga

KONTENISLAM.COM - Kabar mengejutkan datang dari Narasi TV yang digawangi oleh Najwa Shihab pada 28 Oktober 2020 lalu.

Pasalnya tim Narasi TV dan juga Najwa Shihab serentak mengunggah video menghebohkan berdurasi 9.58 menit di kanal YouTube Narasi Newsroom.

Di dalam video yang diunggah oleh tim Narasi TV dan juga Najwa Shihab ini berisi gerombolan pelaku sebenarnya yang membakar halte Sarinah saat demo Omnibus Law. 

Wajah-wajah para pelaku sangat jelas. Namun hingga saat ini mereka belum juga ditangkap.

Hal ini yang menimbulkan tanda tanya publik.

Novelis Tere Liye meminta aparat polisi untuk bertindak, karena kalau tidak, masyarakat akan terus menduga-duga.

"Sampai detik ini, pelaku pembakaran halte saat demo menolak UU baru masih menjadi misteri besar. Padahal CCTV ada, foto2 ada. Ayolah, ini lama2 jadi sumber prasangka buruk. Segera bekuk pelaku yang sesungguhnya. Ungkap siapa di belakangnya. Susah diterima logika pelaku ini bergerak sendiri," kata Tere Liye di akun facebooknya, Kamis (29/10/2020).

"Polisi itu mampu menangani beginian. Hanya polisi yang bisa mengungkapnya terang-benderang.
Siapa bedebah yang membakar halte yang dibangun pakai duit rakyat tsb. Hukum berat pelakunya. Dalangnya apalagi, hukum habis2an." 

"Catat baik2: jika kasus ini tidak tuntas, jangan salahkan jika banyak orang yg menduga tidak2."

Demikian disampaikan penulis berbagai novel Best Seller itu.

 

View this post on Instagram

@narasinewsroom Dengan menggabungkan video yang kami kumpulkan dari sumber terbuka, Tim Buka Mata Narasi menyusun kembali secara rinci, menit demi menit pembakaran Halte TransJakarta Sarinah pada 8 Oktober 2020. Hasil analisis kami menemukan bahwa para pelaku memang datang untuk membakar Halte TransJakarta dan memperburuk situasi aksi demonstrasi penolakan UU Cipta Kerja. Pelaku mula-mula datang dari arah Jalan Sunda secara berkelompok saat aksi mulai panas di perempatan Sarinah. Mereka sempat berfoto-foto dan melakukan pengamatan. Secara terencana, para pelaku kemudian berpencar untuk membakar Halte TransJakarta. Saat mahasiswa terlibat bentrokan dengan Polisi di perempatan Sarinah, para pelaku sibuk melakukan pengrusakan halte. Mereka lantas memanfaatkan momen itu untuk melakukan pengrusakan lebih masif dengan sengaja menyulut api di dalam halte. Hanya butuh waktu satu jam bagi para pelaku untuk menyulut api dan membuat bara di Jalan MH Thamrin. Dan para pelaku bukan bagian dari mahasiswa atau buruh yang menjadi motor penggerak aksi demonstrasi penolakan Undang-Undang Cipta Kerja yang baru disetujui DPR dan Pemerintah dalam rapat paripurna pada 5 Oktober 2020. Tonton juga #BukaMata eps. [62 Menit Operasi Pembakaran Halte Sarinah] dan episode lainnya di https://www.narasi.tv. #Narasi #Narasinewsroom #News #UUCiptaKerja #CiptaKerja #OmniBusLaw

A post shared by Najwa Shihab (@najwashihab) on

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel