Fadli Zon Sentil Panglima TNI: OPM Bersenjata Tantang TNI, Kenapa Dibiarkan Saja?

Fadli Zon 

KONTENISLAM.COM - Anggota Komisi I DPR RI, Fadli Zon mengingatkan Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bahwa tugas TNI bukan sebagai tukang copot spanduk dan baliho.

TNI sebagai alat pertahanan negara seharusnya berani melawan dan membubarkan kelompok separatis seperti Organisasi Papua Merdeka (OPM).
 
“Menurunkan baliho bukanlah Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Kepada Panglima TNI, di ujung timur RI, separatis OPM bersenjata menantang-nantang TNI dan ingin lepas dari Indonesia. Kenapa dibiarkan saja?,” cetus Fadli Zon melalui akun Twitter pribadinya, @fadlizon, Sabtu (21/11).

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra itu meminta TNI bekerja secara profesional dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kita ingin TNI kuat tangguh profesional menjaga Indonesia dari ancaman luar,” tegas Fadli Zon.

Menurut Fadli Zon, memasang spanduk dan baliho merupakan hal biasa terjadi, terutama di daerah pemilihan (dapil) Fadli Zon di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

“Di Dapil saya di Kabupaten Bogor, sangat biasa warga memasang baliho untuk pengumuman Maulid Nabi atau peringatan hari-hari besar Islam. Tak ada yang merasa terganggu. Bahkan baliho-baliho itu ukuran raksasa untuk penceramah Kyai, Habaib, Ajengan atau Ulama. Ini ekspresi warga masyarakat spontan,” imbuhnya.

Mantan Sekretaris Kabinet Indonesia Bersatu II, Dipo Alam mengomentari cuitan Fadli Zon.

Ia mempertanyakan apakah TNI kembali berpolitik seperti pada masa Orde Baru (Orba).

Dipo Alam mengungkit masa lalu ketika dia mendorong Ali Sadikan mencalonkan diri sebagai presiden pada tahun 1977. Namun dia justru dijebloskan ke penjara.

“Pak @fadlizon apa iya TNI kini balik berpolitik lagi ala Laksusda Jaya era Orba tahun 1977? Saya calonkan Gubernur DKI Ali Sadikin Presiden di TIM, ditangkap dijebloskan ke RTM Guntur? Musuhnya siapa?,” kata Dipo Alam dalam postingannya di akun Twitter @dipoalam49.
 
Sumber: pojoksatu.id

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel