Misteri Tersisa dari Peristiwa Mati Lampu Jakarta

Misteri Tersisa dari Peristiwa Mati Lampu Jakarta

 KONTENISLAM.COM - Sejumlah wilayah di Jakarta, Bekasi, dan Depok, sempat mengalami gangguan listrik siang kemarin. PLN hingga kini masih mencari tahu penyebab gangguan listrik itu.
Berdasarkan laporan yang diterima detikcom, Minggu (1/11/2020), pemadaman listrik mulai terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Di Jakarta, beberapa daerah yang pemadaman listrik ialah Pejaten Barat, Warung Buncit (Jakarta Selatan), dan Rorotan (Jakarta Utara).

Di Bekasi, daerah yang dilanda mati lampu adalah Jatibening. Di Depok ada dua daerah, yaitu Kelapa Dua dan Pondok Sukatani.

PLN mengatakan padamnya listrik di sebagian wilayah Jakarta dan sekitarnya akibat meledaknya alat pemutus beban atau circuit breaker 500 kV di Muara Tawar. Namun, hingga saat ini belum tahu apa yang menyebabkan alat pemutus beban itu meledak.

PLN masih menginvestigasi penyebab alat pemutus beban meledak di Muara Tawar yang menyebabkan listrik di sebagian wilayah Jakarta dan sekitarnya padam.

"Saat ini kondisi sistem dalam keadaan normal tidak ada defisit, kami saat ini masih menginvestigasi penyebab dari rusaknya alat yang di Muara Tawar tersebut," kata Direktur Bisnis Regional Jawa, Madura, dan Bali PLN Haryanto WS dalam konferensi pers, Minggu (1/11).

Haryanto mengatakan pihaknya langsung melakukan sejumlah tindakan setelah mengetahui adanya ledakan di Muara Tawar. Sistem yang sehat diisolasi agar tidak ikut terkena gangguan.

"Kemudian sistem mengisolasi yang sehat tetap sehat kemudian jalur setelah Muara Tawar yang mengalami gangguan tadi, maka itu melakukan isolasi diri agar semua sistem tidak padam sehingga yang terjadi padam saat itu ada 42 gardu induk yang mengalami pemadaman, dengan beban kurang-lebih 2.000 megawatt yang ada di sebagian Jakarta bagian timur dan juga daerah Bekasi," ujar dia.

Meski belum mengetahui penyebab meledaknya circuit breaker, PLN sudah memastikan bahwa tidak akan ada pemadaman listrik bergilir. PLN menegaskan sistem listrik sudah kembali normal.

"Sekali lagi sistem dalam keadaan aman tidak ada defisit, tidak ada pemadaman bergilir, sistem sudah mulai normal kembali," kata General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya Doddy B Pangaribuan.

Anggota dewan menyoroti matinya listrik di sejumlah wilayah di DKI Jakarta. DPR berencana untuk meminta penjelasan PLN.

Dirut PLN Akan Dipanggil Komisi VII DPR

Buntut dari peristiwa pemadaman listrik massal di sejumlah titik, DPR akan memanggil Dirut PT PLN Persero, Zulkifli Zaini. Komisi VII akan meminta penjelasan terkait peristiwa ini.

"Tentu dalam hal ini kami akan memanggil Dirut PLN untuk mengantisipasi agar kejadian mati lampu tidak meluas," kata anggota Komisi VII DPR RI Dyah Roro Esti, saat dihubungi, Minggu (1/11).

"Terlebih dahulu kami akan meminta penjelasan dari Dirut mengenai sebab musabab mati lampu apakah dikarenakan trafo yang terbakar (overcapacity) atau faktor-faktor yang berkaitan dengan O&M (operation & maintenence)," imbuhnya.

Pemanggilan tersebut kemungkinan akan diagendakan pada masa sidang DPR berikutnya 9 November. Lebih lanjut ia mengatakan padamnya listrik dalam durasi yang panjang dikhawatirkan membuat masyarakat memicu beraktivitas di luar rumah, tetapi di sisi lain saat pandemi Corona masyarakat diimbau beraktivitas di rumah saja sehingga perlunya menerapkan protokol kesehatan yang ketat.(detik)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel