Amien Rais dkk Buat Petisi 'KM 50' Minta Bertemu Jokowi, Ini Kata Komnas HAM

Choirul Anam 

KONTENISLAM.COM - Komnas HAM menanggapi Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) terkait petisi penuntasan peristiwa enam laskar FPI tewas ditembak di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek untuk bertemu dengan Presiden Jokowi. Komnas HAM mengatakan permintaan tersebut bergantung pada Presiden Jokowi.

"Silakan aja. Kan tergantung pada Presiden berkenan apa tidak," kata Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam saat dihubungi, Senin (1/2/2021).
 
Anam tidak mau mengomentari lebih jauh terkait yang dilakukan TP3 ini sebagai upaya politis atau tidak. Namun Anam hanya meminta agar pihak kepolisian segera melakukan rekomendasi dari Komnas HAM.

"Harapan kami kepolisian segera melaksanakan rekomendasi Komnas HAM," ucapnya.

Anam menyebut sejauh ini Kapolri yang lama Jenderal Idham Azis sudah mempersiapkan tim khusus. Menurutnya hanya tinggal menunggu Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk meneruskan.

"Kapolri baru, baru kepilih dan dilantik. Kapolri sebelumnya sudah buat tim khusus dan tinggal kita tunggu bagaimana kelanjutannya," ujar Anam.

Sebelumnya, TP3 membuat petisi penuntasan peristiwa enam laskar FPI tewas ditembak di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek. Anggota TP3, Marwan Batubara mengatkan saat ini TP3 meminta waktu untuk bertemu Jokowi untuk membahas persoalan ini.

"Kita tunggu nanti waktu, tanggal, di mana, kita berharap di Istana, jadi untuk itu nanti segera petisi ini kita kirimkan sambil kita melalui protokol Istana berharap supaya bisa diatur nanti kapan kami bisa diterima oleh Presiden. Jadi ini bukan main-main, bagi kami kecuali bagi Presiden ini menganggap tidak penting, tapi kami ingatkan bahwa nanti rakyat akan terus bersuara supaya Presiden mulai sekarang itu mendengarkan apa yang menjadi aspirasi rakyat ini," paparnya.
 
Sementara itu, Amien Rais juga mengatakan hanya memerlukan waktu 25 menit untuk bertemu Jokowi di Istana. Dia berharap TP3 bisa diterima.

"Kita minta waktu cukup 25 menit, kita ini lantas jadi confident, jadi gagah lah gitu, sejak kalau dilihat media mainstream nggak bakalan memuat gitu, ini juga pun pro kontra di berbagai kalangan. Kita datangi dengan confident, gagah, maksud baik. Pak Jokowi ini lho kami mewakili sebagian besar rakyat tolong dituntaskan. Jadi dalam negeri tahu, luar negeri tahu," ujar Amien Rais.

"Juga insyaallah kalau memang diterima lantas minta waktu, terus semua wartawan di Jakarta untuk meliput ini. Kita minta waktu jadi kita gagah kita duduk sama tinggi dengan Presiden itu. Kita rakyat jadi jangan kita merasa kecil, memang siapa dia," sambung Amien Rais.[detik]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel