Pak Jokowi, Kyai Ma'ruf, Miras itu Pangkal Segala Kejahatan dan Kriminalitas

PEMERINTAH & MIRAS

Hanya berselang dua hari ada berita Pak Presiden membolehkan investasi Miras, tiga nyawa melayang salah satunya anggota TNI yang ditembaki secara brutal oleh polisi yang sedang mabuk.

Pak Presiden dengan segala hormat, mohon rencana mengizinkan investasi Miras, meski untuk wilayah  tertentu, dimana penduduknya mayoritas bukan muslim, ditinjau ulang atau ditunda.

Lihatlah Bapak Presiden, sekarang saja dengan investasi dan peredaran yang dibatasi, Miras sudah menimbulkan kejahatan yang luar biasa pada masyarakat. Bahkan orang-orang mabuk sudah berlaku seperti binatang, misalnya mulai mencekoki bayi usia 4 bulan dengan Miras, mencekoki anak-anak Balita dengan Miras hingga membunuh keluarga dan orangtuanya sendiri hanya karena kecanduan Miras.

Berita yang saya cantumkan hanya sebagian kecil peristiwa dari dampak orang minum Miras yang terjadi di ujung tahun 2020 sampi awal tahun 2021. Bahkan Pak, kejadian ayah kandung memperkosa anak-anak mereka sendiri juga lantaran karena pengaruh Miras.

Intinya Miras saat ini sudah luar biasa membuat moral anak-anak muda dan juga orang-orang tua baik di perkotaan atau di desa hancur banget, dan kejahatan seksual maupun kriminal sebagian besar karena berasal dari orang-orang yang kecanduan meminum Miras.

Sekarang saja Pak Presiden dengan pembatasan, peredaran Miras demikian bebas, di warung-warung kecil, jenis Miras apapun dijual bebas. Lah apalagi kalau izin investasi membuat pabrik Miras diizinkan, bisa seperi minuman-minuman suplemen atau teh yang dijual bebas di setiap supermarket dan toko.

Mungkin memang Miras menjadi pilihan investasi yang menguntungkan, tapi bandingkan nilai uang pajak yang diterima negara dari Miras dengan kehancuran moral anak-anak bangsa. 

Sekarang Polisi yang bertugas mengawasi peradaran Miras pun ikut menenggak minuman keras, bila nanti ada investasi saya kok membayangkan miras sudah seperti teh botol yang dijual bebas dari warung kecil sampai supermarket. Siapa yang bisa mengawasi bahwa minuman itu tidak dikonsumsi anak-anak Pak Presiden? 

Sekali lagi mohon ditunda atau dibatalkan untuk izin investasi Miras Pak Presiden, demi masa depan manusia-manusia Indoneia. 

Saya mewakili jutaan Ibu-Ibu di Indonesia, mohon Pak kasihanilah anak-anak kami Pak, jangan sampai suatu saat mereka menenggak Miras, layaknya menenggak teh botol lantaran saking bebas dan banyaknya beredar di Indonesia.🙏🙏

(Naniek S Deyang)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel