Eks Seskab Dipo Alam: Saya Pandang Mata Moeldoko Berharap Adab TNI Dihormati, Tapi Kini Pupus



GELORA.CO - Manuver Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko yang terlibat dalam upaya pengambilalihan Demokrat tak mencerminkan adab seorang mantan Panglima TNI.

Dikatakan mantan Sekretaris Kabinet Dipo Alam era Presiden SBY, karier militer Moeldoko tak bisa dilepaskan dari peran Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kala masih menjabat sebagai Presiden Keenam RI.


Kala itu, SBY-lah yang melantik Moeldoko sebagai Panglima TNI. Saat dimandatkan sebagai orang nomor satu di TNI, ada harapan besar yang ditujukan kepada Moeldoko.

"Ketika dilantik oleh Presiden SBY di Istana, saya selamati Panglima TNI Moeldoko, sambil pandang matanya: berharap adab kekeluargaan TNI dijaga dalam kepatutan, kekompakan, kesatuan dan kehormatan pada seniornya," kata Dipo Alam dikutip dari akun Twitternya, Kamis (11/3).

Namun, harapan besar tersebut sekana luntur hanya sekejap akibat manuver Moeldoko di 'KLB' Deli Serdang yang membuatnya dipilih sebagai Ketum Demokrat, mengangkangi Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Ketum Demokrat yang sah.

"(harapan tersebut) Kini pupus, tergoda oleh kekuasaan?" tandas Dipo Alam.(RMOL)



[mediamuslim.org]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel