Gagal Buat Pernyataan Bersama, Dewan Keamanan PBB Kembali Bertemu Bahas Konflik Palestina-Israel

 

KONTENISLAM.COM -  Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa (DK PBB) dijadwalkan kembali bertemu secara tertutup untuk membahas eskalasi ketegangan antara Palestina dan Israel.
 
Pertemuan tersebut merupakan kedua kalinya yang digelar DK PBB, dengan permintaan dari Tunisia, Norwegia, dan China.

Pada Senin (10/5), dewan telah bertemu tanpa hasil pernyataan bersama. Lantaran Amerika Serikat (AS) menolak mengadopsi rancangan pernyataan yang diusulkan Norwegia.

Dimuat AFP, rancangan tersebut berisi seruan kepada Israel untuk menghentikan kegiatan pemukiman, pembongkaran, dan penggusuran, termasuk di Yerusalem timur.

Dalam pernyataan itu, dewan juga mengungkapkan keprihatinan besar atas meningkatnya ketegangan dan kekerasan di Tepi Barat yang diduduki, termasuk Yerusalem Timur.

Jurubicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price tidak secara langsung mengonfirmasi bahwa Washington telah memveto rancangan tersebut.

"Kami ingin memastikan bahwa langkah-langkah itu, baik yang berasal dari pemerintah Israel, Otoritas Palestina atau Dewan Keamanan PBB, berfungsi, bukan untuk meningkatkan atau memprovokasi, tetapi untuk menurunkan," ujarnya.

Peningkatan ketegangan baru-baru ini dipicu oleh upaya Israel yang menggusur paksa sejumlah keluarga Palestina dari Sheikh Jarrah. Menyusul bentrokan antara pengunjuk rasa Palestina dan aparat keamanan Israel di kompleks Masjid Al Aqsa dari Jumat (7/5).
 
Situasi makin mencekam ketika pada Senin (10/5), saling balas serangan udara dimulai antara Hamas dan Israel.

Setidaknya 28 warga sipil Palestina dan tiga orang Israel meninggal dunia dalam eskalasi terbaru ini. [rmol]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel