Keadilan 'Jauh Panggang Dari Api', Said Aqil Instruksikan LPPNU Bela Petani



GELORA.CO - Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) perlu mendorong pemerintah dalam penerapan sila kelima Pancasila yang hingga saat ini terkesan belum benar-benar diwujudkan.

Bahkan penerapan sila keadilan sosial itu seperti jauh panggang dari api.

Demikian disampaikan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj mengatakan

"Bunyi sila kelima Pancasila; Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Mana ada keadilan kalau yang kaya makin kaya yang miskin makin miskin?" kata Kiai Said.

Menurut Kiai Said, rakyat kecil sangat sulit untuk menuntut hak-haknya.

Atas dasar itulah, Kiai Said meminta pemerintah selalu berusaha mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Salah satu elemen penting dari rakyat kecil yang harus dibela adalah petani.

Kelompok petani di mata Kiai Said merupakan golongan yang beriman kepada Tuhan.

Terbukti, saat setelah menanam, mereka berdoa kepada Tuhan agar tanaman tersebut disuburkan dan menghasilkan panen yang maksimal.

“Semua petani beriman kepada Tuhan, karena mengharapkan rahmat Tuhan,” kata pengasuh Pesantren Luhur Al-Tsaqafah Jakarta Selatan ini.

Namun, saat panen, seringkali harga hasil pertanian belum tentu menguntungkan. Padahal untuk pertanian tersebut bibit dan pupuknya sudah mahal. Saat panen pihak yang diuntungkan bukanlah petani namun tengkulak karena dapat menjual dengan harga tinggi.

Kiai Said menekankan, hadirnya LPPNU sangat penting karena  warga NU basic-nya adalah para petani baik petani yang memiliki lahan maupun buruh tani.

Dengan kondisi itu, para petani perlu diberikan afirmasi, pembelaan, dukungan.

"Fondasi ekonomi  bangsa adalah petani. Sangat penting, LPPNU menjadi pendamping para petani. Pengayom, tutor petani agar petani melek digital, bisnis ekoni, teknologi pertanian," imbuhnya.(RMOL)



[mediamuslim.org]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel