Geger Influencer Dapat Jatah Vaksin Booster Khusus Nakes, Menkes Kecolongan?

Geger Influencer Dapat Jatah Vaksin Booster Khusus Nakes, Menkes Kecolongan? 

KONTENISLAM.COM - Sejumlah tenaga kesehatan atau nakes di Jakarta telah menerima vaksin booster jenis Moderna, untuk membantu mereka dalam meminimalisir terpapar Covid-19.

Pemerintah Indonesia yang sudah menyatakan akan menyuntikkan booster kepada 1,47 juta tenaga kesehatan, dengan menggunakan vaksin yang diproduksi oleh perusahaan farmasi asal Amerika Serikat, Moderna.

Sejauh ini Indonesia telah mendapatkan 4,5 juta dosis vaksin Moderna yang merupakan bantuan AS melalui skema kerja sama multilateral, Covax Facility.

Namun, muncul isu yang menyatakan vaksin Covid-19 jenis Moderna telah dicari atau diincar oleh kalangan pejabat bahkan masyarakat kalangan atas.

Tak hanya itu, baru-baru ini ada seorang musisi yang membagikan informasi terkait penggunaan vaksin booster Moderna tersebut.

Sebagaimana dikutip dari akun media sosial Instagram @johandjayanto pada Selasa, 27 Juli 2021.

Johan menceritakan bahwa dirinya mendapat kabar bahwa salah seorang influencer yang merupakan temannya telah menerima vaksin booster Moderna.

Padahal vaksin booster Moderna ini diperuntukkan bagi tenaga kesehatan, dan penyalurannya pun diketahui belum menyeluruh.

“Tadi siang ada temen gua tiba-tiba cerita kalau temen dia yang influencer (bokapnya pengusaha) hari ini dapat vaksin buat nakes),” kata Johan Djayanto.

Lebih lanjut, Johan pun menuturkan dirinya telah melihat dari unggahan di sosial media Instagram pribadi influencer yang mendapat vaksin booster Moderna tersebut, dan ternyata jika diperhatikan seorang influencer yang masih belum diketahui siapa identitasnya itu menerima booster di Gedung pemerintahan.

“Ternyata gue juga follow dan bisa liat story dia, If you know who is he/she, coba deh perhatiin latar belakang IG story dia di Gedung pemerintahan,” tutur Johan.

Kendati begitu, setelah Johan sempat mengambil atau menyimpan unggahan influencer yang tengah menerima vaksin booster Moderna tersebut, ternyata selang beberapa waktu sudah dihapus oleh pemilik akun itu.

Dalam hal ini, Johan menuturkan alasannya mengapa kejadian itu penting menurutnya untuk diberitahu ke media sosial pribadinya, sebab berdasarkan perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) vaksin booster atau vaksin dosis ketiga ini hanya diperuntukan bagi tenaga kesehatan.

“Kenapa sih kok akhirnya gue up ke social media?,” katanya.

“1. Pengen tau aja sih emang kita bener-bener butuh vaksin dosis 3 ya saat ini? Tapi rakyat Indonesia belum semua loh dapat vaksin. Penting mana?, 2. Berdasarkan perintah Presiden, vaksin dosis 3 hanya ditujukan untuk nakes yang sedang berjuang melawan Covid-19 di garda terdepan. Hal ini dikonfirmasi oleh Menkes juga, jadi kecolongan pak?,” tutur Johan.

Namun, Johan menegaskan dirinya tidak sama sekali bertujuan untuk mengkritik pemerintah, atas apa yang kenyataannya terjadi meski Menkes Budi Gunadi Sadikin telah menyatakan vaksin Moderna khusus bagi nakes.

“Just to be clear, story gue sama sekali tidak bertujuan untuk mengkritik pemerintah. Jadi jangan bawa-bawa politik ya! Gue hanya rakyat biasa yang baca berita, lihat data dan kebetulan kok ketemu case yang gue ga ngerti kenapa bisa terjadi hehehehe,” tutur Johan.

Demikian, Johan juga mengingatkan jika tak mendesak dan sangat membutuhkan seperti kalangan tenaga kesehatan, tentunya terlebih dahulu yang menjadi prioritas itu adalah nakes dan juga orang lain yang sama sekali belum menerima vaksin.

“Kalau kalian nggak butuh-butuh amat, please lah kasih prioritas ke nakes atau orang lain yang belum vaksin. Karena hidup nggak cuma melulu dirimu sendiri,” ujar Johan. [pikiran-rakyat]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel