Jokowi Terus Diancam Mundur, Gerak-gerik Para Menteri Mulai Tercium, Dosen Esa Unggul: Mirip Zaman Soeharto!

Jokowi Terus Diancam Mundur, Gerak-gerik Para Menteri Mulai Tercium, Dosen Esa Unggul: Mirip Zaman Soeharto!

KONTENISLAM.COM - Aksi netizen kepada Presiden Jokowi semakin menggila. 


Pasalnya, mereka kembali membuat tagar yang tidak kalah heboh dengan tagar BapakPresidenMenyerahlah.


Sebagai ekspresi kekecewaan atas kinerja Presiden Jokowi, tagar MundurAjaPakde telah menggusur tagar BapakPresidenMenyerahlah dari jajaran trending topic Twitter.


Menyoroti soal itu, pengamat Komunikasi Politik dari Univerrsitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga menyebut jika aksi netizen tersebut semakin dipertegas dengan pernyataan dari mantan Waketum Gerindra, Arief Poyuono.


Pasalnya, Arief Poyuono sudah mulai mencium bau-bau pengkhianat di kabinet Presiden Jokowi.


Namun, Arief Poyuono berharap agar para menteri bisa tetap solid dengan Presiden Jokowi dan Wapres Ma’ruf Amin dalam menjalankan pemerintahan.


M. Jamiluddin Ritonga menyebut jika dua peristiwa tersebut identik dengan momen Presiden RI ke-2 Soeharto sebelum lengser.


Maka dari itu, M. Jamiluddin Ritonga menyarankan Presiden Jokowi untuk kembali belajar dari pengalaman pahit yang pernah dialami Presiden Soeharto dulu.


Menurutnya, isu pengkhianatan para menteri yang telah dihembuskan Arief Poyuono bukan merupakan isu yang bisa dipandang sebelah mata.


Belum lagi, pemerintah Presiden Jokowi diterpa berbagai krisis yang disebabkan oleh pandemi Covid-19 yang tidak kunjung selesai.


Lantas, M. Jamiluddin Ritonga pun menduga jika pengkhianatan di kabinet Presiden Jokowi itu erat kaitannya dengan penunjukkan Luhut Pandjaitan sebagai pemegang kendali PPKM Darurat Jawa-Bali.


“Persis seperti di era kepemimpinan Presiden Soeharto,” ujar M. Jamiluddin Ritonga kepada wartawan, Kamis, 8 Juli 2021.


“Bisa jadi, ketidaknyaman para menteri itu berawal dari kekecewaan mereka kepada Presiden Jokowi yang telah melimpahkan penanganan Covid-19 ke orang lain,” sambungnya.


Maka dari itu, ujar M. Jamiluddin Ritonga meminta Presiden Jokowi untuk segera bertindak dengan tepat agar isu tersebut tidak benar-benar terjadi.


“Presiden Jokowi pasti tidak ingin bernasib serupa seperti Presiden Soeharto, ditinggalkan para menteri di tengah krisis,” pungkasnya. [pikiran-rakyat]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel