Luhut Panjaitan Kesal Pemerintah Dinilai Tidak Serius Lawan Covid-19: Tidak Bego-bego Amatlah!

Geram Pemerintah Dinilai Tak Serius Tangani Pandemi, Opung Luhut: Kita Itu Tidak Bego-bego Amatlah! 

KONTENISLAM.COM - Dalam Rapat Kerja dan Konsultasi Nasional (Rakornas) ke-31 APINDO berjatuk ‘Upaya Bersama Memutus Pandemi Covid-19 dan Membangkitkan Ekonomi,’ pada Selasa, 24 Agustus 2021, Koordinator PPKM Jawa Bali, Luhut Binsar Panjaitan menyampaikan beberapa hal terkait Covid-19.

Luhut mengatakan publik harus berbangga dan mengaku kesal dengan banyaknya pihak yang menganggap pemerintah tak serius menangani pandemi Covid-19.

“Kita patut berbanggalah Indonesia tidak begok-begok amatlah. Kadang kita anggap remeh sendiri padahal yang buat anak-anak muda Indonesia,” ujarnya.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi ini juga mengungkap bahwa sikap pesimis tak hanya datang dari rakyat Indonesia sendiri namun juga dari negara asing.

Luhut juga sempat membeberkan pencapaian pemerintah saat ini yang menurutnya lebih baik dari negara lain.

Selain itu, Luhut mengimbau masyarakat agar mengedepankan kerja sama serta kolaborasi tanpa saling menyalahkan.

Luhut juga mengatakan keterbukaan pemerintah untuk menerima sejumlah masukan yang konstruktif agar dapat melakukan perbaikan.

Sebab, pemerintah bukanlah superman, sehingga jika kompak maka permasalahan akan selesai.

“Kami bukan superman. Kalau kita kompak kita bisa lakukan mitigas dengan baik,” pungkasnya.

Sebagai informasi, per Selasa, 24 Agustus 2021, terjadi 19.106 penambahan kasus positif Covid-19.

Dengan demikian, kasus positif Covid-19 di Indonesia telah mencapai 4.008.166 orang sejak pertama kali diumumkan pada Maret 2020.

Pemerintah juga mencatat ada penambahan 35.082 pasien yang dinyatakan sembuh.

Dengan demikian, total pasien sembuh dari Covid-19 ada 3.606.164 orang.

Berikutnya, kasus kematian juga bertambah 1.038 orang. Sehingga total pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19 di Indonesia menjadi 128.252 jiwa. [.pikiran-rakyat]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel