Puji Tangisan Megawati untuk Jokowi, Ruhut Sitompul: Itu Ungkapan Kasih Sayang Ibu kepada Anaknya

Puji Tangisan Megawati untuk Jokowi, Ruhut Sitompul: Itu Ungkapan Kasih Sayang Ibu kepada Anaknya 

KONTENISLAM.COM - Politisi PDIP Ruhut Sitompul ikut berkomentar terkait pernyataan Ketua Umumnya, Megawati Soekarnoputri soal Presiden Jokowi yang kerap dihina.

Ruhut Sitompul bahkan menyoroti soal Megawati yang sampai menangis karena tak kuasa menahan kesedihan Jokowi kerap disebut 'kodok' oleh para pengkritiknya.

"Ibu Megawati Soekarnoputri Presiden RI ke 5 & Ketua Umum PDI Perjuangan sedih JOKOWI dikatain kodok yg sudah bekerja keras," kata Ruhut Sitompul dalam cuitan Twitternya Jumat, 20 Agustus 2021.

"Mengatakan yang menghina tdk punya Moral & Pengecut," sambungnya.

Ia melanjutkan bahwa pernyataan Megawati memiliki makna yang dalam sebagai ungkapan seorang ibu kepada anaknya.

Tak hanya itu, Ruhut juga menyebut bahwa ungkapan Megawati adalah ungkapan yang tulus.

"Pernyataan yg sangat dalam dari Ibu pada Anaknya benar2 ungkapan kasih yg sangat tulus MERDEKA." pungkas Ruhut.

Seperti diketahui, sebuah video Megawati menangis kala menceritakan sosok Jokowi yang kerap dihina sempat menjadi perbincangan.

"Coba lihat Pak Jokowi ya. Saya suka nangis lho. Beliau itu sampai kurus loh. Mikir kenapa? Mikir kita lho, mikir rakyat lho. Masak masih ada yang mengatakan Jokowi 'kodok'-lah," kata Megawati sembari menangis.

Hal itu disampaikan Megawati saat memberikan sambutan dalam Peletakan Batu Pertama Pembangunan Perlindungan Kawasan Suci Pura Besakih, yang disiarkan melalui kanal YouTube Pemprov Bali, Rabu, 18 Agustus 2021 yang lalu.

Dalam video, suara Megawati bahkan terdengar tercekat. Tak hanya itu, di video yang sama Megawati menyebut bahwa orang-orang yang menghina Jokowi adalah pengecut dan tak memiliki moral.

"Orang itu benar-benar tidak punya moral. Pengecut saya bilang, biarin mantep dah. Saya di-bully juga tidak takut kok," sambungnnya.

Aksi Megawati menangis karena membela Jokowi tersebut sempat ramai menjadi perbincangan di media sosial. [pikiran-rakyat]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel