Isu Reshuffle Berembus, PKB Sindir Ada Menteri Kerjanya Malah Kampanye



GELORA.CO - Isu reshuffle kabinet berembus dan dikaitkan kebiasaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengambil keputusan penting pada Rabu Pon. 

PKB, sebagai parpol dalam koalisi Jokowi-Ma'ruf, menegaskan reshuffle merupakan kewenangan Jokowi.

Ketua DPP PKB, Daniel Johan, menyebut reshuffle merupakan hal yang wajar. Dia mengatakan yang paling penting adalah semua menteri harus bekerja maksimal, bukannya malah kampanye.

"Tapi yang penting semua menteri kerja optimal, bukan malah kampanye sendiri-sendiri," kata Daniel kepada wartawan, Kamis (23/9/2021).

Daniel tak menjelaskan detail siapa menteri yang disebutnya malah berkampanye itu. Namun, dia menyebut ada sejumlah kementerian yang kinerjanya tak optimal di tengah pandemi Corona.

"Yang utama saat ini adalah kementerian yang terdampak pandemi seperti kesehatan, pangan pendidikan dan ekonomi, sektor riil harus banyak terobosan," ucapnya.

Sebelumnya, isu reshuffle kabinet diembuskan relawan Jokowi Mania (JoMan) yang mengaku mendapat informasi kuat. JoMan mengklaim reshuffle kabinet digelar akhir September atau setidaknya awal Oktober.

Seperti diketahui, Presiden Jokowi kerap mengambil keputusan penting, seperti reshuffle kabinet, pada Rabu Pon. Rabu, 29 September 2021, dalam kalender Jawa merupakan Rabu Pon.

Dalam catatan detikcom, dari kepemimpinan periode 2014-2019, setidaknya ada dua hari yang menjadi momentum Presiden Jokowi mengumumkan reshuffle, yakni Rabu Pahing dan Rabu Pon. Dari lima kali reshuffle, empat reshuffle dilakukan pada periode 2014-2019, sisanya periode sekarang.

Reshuffle pertama diumumkan Jokowi pada 12 Agustus 2015, Rabu Pon. Reshuffle kedua juga dilakukan pada Rabu Pon, tepatnya 27 Juli 2016.


Dua tahun kemudian, reshuffle kabinet diumumkan pada 17 Januari 2018, Rabu Pahing. Beberapa bulan kemudian, 15 Agustus 2018, Jokowi kembali melakukan reshuffle kabinet, lagi-lagi pada Rabu Pahing.

Reshuffle kabinet pertama pada periode kedua kepemimpinan Jokowi diumumkan pada 22 Desember 2020, yang jatuh pada Selasa Pahing. Saat itu Jokowi memperkenalkan enam menteri barunya. Namun pelantikan keenam menteri itu digelar pada Rabu Pon, 23 Desember 2020.

Pada April 2021, Jokowi kembali mengambil keputusan penting dalam kabinetnya pada hari Rabu, tepatnya Rabu, 28 April 2021. Nadiem Makarim dan Bahlil Lahadalia resmi mengemban jabatan baru di Kabinet Indonesia Maju. Mereka berdua dilantik Jokowi sebagai Mendikbud-Ristek dan Menteri Investasi dalam 'reshuffle kabinet mini' tersebut.

"Hanya Presiden yang berhak menyampaikan rencana reshuffle, karena hak prerogatif Presiden," kata Jubir Presiden, Fadjroel Rachman, saat ditanya soal kemungkinan Jokowi mengumumkan reshuffle kabinet dalam waktu dekat, Kamis (23/9).(detik)



[mediamuslim.org]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel