Viral Channel Youtube TV Laskar Kristus Sindir Ustadz Abdul Somad

 

KONTENISLAM.COM - Tayangan channel YouTube TV Laskar Kristus menyindir Ustadz Abdul Somad viral di media sosial.

Tayangan itu diunggah oleh channel YouTube TV Lakas Kristus, Kamis (16/9/2021).

Dalam cover unggahan videonya menampilkan foto Ustadz Abdul Somad memakai peci haji dengan tulisan “Bikin Ngakak, Ust Abdul Somad Haramkan permainan Catur dan Hari Ibu haram, tapi kok poligami Halal.” Sementara judul dalam channel YouTube tersebut tulisannya hampir sama.

Dalam video tersebut menampilkan seorang host pria memberikan pengantar sekaligus pendapatnya soal sosok Ustadz Abdul Somad ini.

“Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas Ustaz Abdul Somad lagi, yang menurut saya, ia memberikan sebuah pengajaran-pengajaran yang tidak berdasar dan banyak hoaxnya dan juga banyak hinaannya kepada agama Kristen,” ujar seorang host dikutip VIVA.

Lalu sang host pun menyampaikan bahwa banyak pihak yang tidak suka terhadap ceramah Ustadz Abdul Somad, salah satunya oleh aktivis PDIP Dewi Tanjung dan penggiat sosmed Abu Janda.

Kemudian ditampilkan cuplikan video Dewi Tanjung yang menyindir Ustadz Abdul Somad soal haram main catur dan merayakan Hari Ibu.

Lalu dilanjutkan dengan cuplikan video Abu Janda.

Atas cuplikan dua video tersebut, sang host ini menyampaikan pendapatnya sekaligus menyindir Ustadz Abdul Somad (UAS)
 
“Mana yang lebih haram dari tayangan tersebut, main catur atau kita berpoligami, kawin 1, 2, 3, 4  atau cerai ini, cerai itu, karena Abdul Somad pernah membahasnya. Saya sudah menonton ceramahnya bahwa hal itu diperbolehkan dalam Islam,” jelas sang host tersebut.

Lalu sang host TV Laskar Kristus ini mengingatkan para penonton. “Hati-hati orang zaman sekarang banyak berkedok agama, pakaiaan agamis, bahasanya agamis, tapi hatinya penuh kebusukan,” ujarnya.

Tak hanya itu, Laskar Kristus pun menuliskan sosok Ustadz Abdul Somad dalam kolom deskripsinya dengan keterangan, “Makin menggila nih Abdul Somad, amburadul ajaran dongeng wkwkwkwk,” tulisnya.

[Sumber: VIVA]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel