Hukum India Mengizinkan Biksu Khotbah di Parlemen Tanpa Busana, Tapi Tidak Mengizinkan Wanita Muslim Memakai Jilbab di Universitas!

Hukum India mengizinkan seorang Biksu untuk menyampaikan khotbahnya di Parlemen tanpa bus Hukum India Mengizinkan Biksu Khotbah di Parlemen Tanpa Busana, Tapi Tidak Mengizinkan Wanita Muslim Memakai Jilbab di Universitas!
[MEDIA MUSLIM]  Hukum India mengizinkan seorang Biksu untuk menyampaikan khotbahnya di Parlemen tanpa busana!

Tapi itu tidak mengizinkan wanita Muslim memakai jilbab di universitas!

Dunia kita adalah naluri regresif, moralitas yang menyimpang,

Islam adalah satu-satunya agama yang masih melawan seluruh dunia dalam pertempuran moralnya.

Kami mendapat kehormatan untuk berada di pihak Islam dalam pertempuran yang menentukan.

***

*Foto: Seorang Biksu yang bernama Tarun Sagarji Maharaj yang menganut ajaran Jainisme memberikan khotbah di Parlemen. Dalam ajaran Jainisme, para biksu senior biasanya tidak memakai pakaian apapun. Mereka hanya mempunyai sapu bulu merak dan buah labu manis.

Ajaran Jainisme adalah salah satu agama di India yang ada sebelum agama Budha muncul. Saat ini diperkirakan ada 8 juta orang di India menganut agama ini. Biksu yang merupakan anggota salah satu sekte Digambara ini memang biasanya tidak mengenakan pakaian. Mereka menganggapnya itu bukan telanjang, tapi mereka memakai pakaian alam.

Orang kafir merasa tidak senang dan benci ketika orang Mukmin mendapatkan nikmat dari Alloh, baik itu nikmat dunia maupun nikmat akhirat. Alloh berfirman ;

ما يود الذين كفروا من أهل الكتاب و المشرقين أن ينزل عليكم من خير من ربكم و الله يختض برحمته من يشاء و الله ذو الفضل العظيم

“orang-orang kafir dari kalangan ahli kitab serta orang-orang musyrik itu tidak senang apabila kalian mendapatkan kebaikan dari tuhan kalian. Dan Alloh mengkhususkan rahmatNya bagi siapa yang di kehendaki, dan Alloh memiliki keutamaan ysng agung” (QA Al Baqarah : 105)


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Banner iklan disini