NGAJI DAPAT BERAS, UANG, SARDEN

Pengasuh Majelis Pengasuhan Masjid Al Murabbi Kota Bandung NGAJI DAPAT BERAS, UANG, SARDEN
HADIAH UNTUK JAMAAH

Oleh: Ustadz Rendy Saputra (Pengasuh Majelis Pengasuhan Masjid Al Murabbi Kota Bandung)

Alhamdulillah majelis rutin pekanan di Kota Bandung kembali berjalan.

Alhamdulillah Allah karuniakan kesempatan dan rizky kembali bisa berkontribusi dalam dakwah.

Alhamdulillah Allah bersamai Majelis ini dengan sahabat-sahabat sholih sholihah.

Alhamdulillah Allah sediakan Masjid yang nyaman, lapang, untuk kami bermajelis.

Alhamdulillah Allah karuniakan orang-orang baik untuk terus membersamai dakwah.

Ada yang bertanya tentang bungkusan hitam yang dibagikan ke jamaah, itu apa?

Tas kantung berwarna hitam itu adalah Hadiah untuk Jamaah. Isinya sekilogram beras, sekaleng sarden, dan dibagikan juga uang transport sepuluh ribu per jamaah.

Di pertemuan perdana Selasa kemarin (19/7/2022), disediakan 1.000 paket hadiah. Malam ini panitia kembali menghitung, Alhamdulillah tersisa 377 paket hadiah. Berarti 627 Jamaah hadir kemarin malam.

Berasnya dari Berl Cosmetics, terima kasih ayah Agus Trie dan Mbak Erlyanie Berl. Terima kasih juga kepada seluruh segenap keluarga Berl Cosmetics mulai dari principal - distributor - reseller hingga user. Makasih banyak dukungannya.

Sementara semua operasi majelis mulai dari pengadaan sarden, uang transport, seribu porsi makan yang disediakan, disupport oleh DeEP Foundation Dewa Eka Prayoga bersama Muhsinin Club nya.
Pengasuh Majelis Pengasuhan Masjid Al Murabbi Kota Bandung NGAJI DAPAT BERAS, UANG, SARDEN
Mengapa ngaji kok dapat hadiah? Agar antar sesama muslim saling mencintai. "Tahadu, tahabu". Nabi yang bersabda, salinglah memberi hadiah, niscaya kalian saling mencinta.

Hadiah untuk Jamaah bukan dari saya, ini dari orang baik, untuk orang baik. Maka ini bukan zakat, tak harus faqir dan miskin yang menerima ini.

Kepada santri majelis yang merasa mampu secara ekonomi, ambil saja hadiahnya, dimasak dan dimakan saja sardennya. Ada barokah majelis.

Namun setelah itu, masaklah untuk berbagi. Seporsi, dua porsi, lima porsi, berbagilah ke sekitar. Lanjutkan kebaikan. Pay it Forward.

Bagi santri majelis yang memang kesulitan, yang dimana hadiah ini berarti. Janganlah malu ke majelis karena beras, ke majelis karena sarden. Boleh. Yang menyediakan ridho. Jangan tergoda was was tipu daya setan.

Hari ini, sudah mau ke masjid saja sudah luar biasa. Mau sujud kepada Allah saja sudah luar biasa. Jika awalan hadir ini karena beras, tidak apa. Perlahan insyaAllah, hadirnya untuk Allah semata.

Ilmu saya terbatas, topik kajian Majelis biasa saja, yang utama dari Majelis Pengasuhan bukan ceramahnya, tapi rasakanlah kasih sayang, bahwa kita tidak pernah sendirian, ada saudara yang sayang sama kita.

(*fb Ustadz Rendy)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Banner iklan disini