BUMN GULUNG TIKAR, TERNYATA OH TERNYATA



Sejumlah Badan Usaha Milik Negara gulung tikar, hal tersebut terjadi lantaran pengelolaan manajemen keuangan yang buruk. 

Berikut daftar BUMN yang salah urus dan mengalami kerugian hingga punya utang banyak dan berujung pailit.

Daftar BUMN yang bangkrut menyusul Istaka karya yang dinyatakan pailit karena tidak  mampu memenuhi kewajibannya membayar hutang yang sudah jatuh tempo pada akhir Tahun 2021.

Merpati Airlines, dinyatakan pailit oleh keputusan pengadilan Negri Surabaya karena membatalkan perjanjian perdamaian ( Homologasi ) PT Merpati Nusantara Airlines ( Persero ) pada tahun 2 juni 202.

 PT. Industri Sandang Nusantara, pembubaran perusahaan ini berdasarkan keputusan  pemegang saham pada tanggal 2 Februari 2022, karena pendapatan ISN sejak tahun 2018 hanya dari jasa maklon ( pengerjaan penjahitan ) produksi lain, sehingga tidak dapat menutupi biaya operasional perusahaan ini.

PT. Iglass, perusahaan ini berbasis Gresik Jawa Timur tidak beroperasi sejak 2015 lalu Iglass dibubarkan melalui keputusan pemegang saham karena Iglas harus berhadapan dengan kondisi teknologi alat produksi yang tertinggal serta permintaan pasar terhadap produksi botol kaca hijau sangatlah minim.

 PT. kertas Kraft Aceh. Perusahaan ini juga mengalami kebangkrutan karena alat produksi yang tertinggal.

Dalam keadaan seperti ini pemerintah terus menyuntikkan modal ke BUMN  dengan alasan untuk mengatasi masalah, pemerintah menggelontorkan dana segar pada BUMN melalui penyertaan modal negara  ( PMN ) sejumlah Rp. 73,26 Trilyun.

Padahal kondisi keuangan negara Indonesia sedang dalam keadaan tidak baik-baik saja dan dunia Tengah mengalami ancaman resesi global, utang Indonesia sendiri hingga akhir Mei 2022 mencapai Rp. 7.002,24 trilyun.

Ini adalah kesalahan yang terus-menerus terjadi karena kebangkrutan BUMN, bukan karena kesalahan manajemen semata, melainkan ada yang keliru dalam memandang kepemilikan negara milkyah daulah dan kepemilikan milkyah ummah.

Ini terjadi karena negara menjual kepemilikan negara kepada publik, baik modal dalam negeri maupun luar negeri, jadi aset BUMN ini dapat diperjualbelikan kepada publik, tanggung jawab pengelolaan aset negara akhirnya dipegang oleh individu, padahal seharusnya ini adalah tugas penuh negara, inilah akibatnya jika diterapkannya sistem kapitalisme.

Bagaimana dengan sistem Islam dalam pengelolaan tambang dengan syariah?

Sistem Islam adalah satu-satunya sistem yang sempurna yang di turunkan oleh Allah yang mengatur segala urusan di dunia, baik urusan pengelolaan mengenai barang tambang, sebagai barang umum yaitu fasilitas umum yang menjadi hajat hidup yang vital bagi masyarakat seperti air, api, Padang rumput.

Fasilitas umum yang tidak boleh dikuasai oleh individu seperti jalan umum laut, sungai, danau, teluk, kanal, lapangan umum, masjid dan infrastruktur.

Dalam Islam negara mengatur sektor pertambangan menjadi salah satu pos penerimaan, baik yang masuk ke dalam salah satu pos penerimaan Baitul mal atau ke dalam subpos penerimaan kepemilikan umum.

Harta-harta tersebut dikelola oleh negara dan kemudian disalurkan untuk dinikmati hasilnya oleh rakyat, pos ini milik umum yang dikhususkan dari penerimaan negara seperti Fai, kharaj dan jizjah seperti penerimaan sedekah ( zakat ).

Demikianlah pengaturan harta milik umum dan harta milik negara. Dalam sistem Islam kafah, BUMN termasuk harta milik negara yang pengelolaannya bergantung pada pandangan dan ijtihad Pemimpin Negara. BUMN tidak boleh dijual ke publik/swasta, apalagi dengan harga murah.

Wallahu A'lam bishawab


Indah Ummu Haikal

Penulis di Komunitas Rindu Surga


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Banner iklan disini