Curhat temen yang bisnis restoran... dihantam corona, dihajar kenaikan PPN, sekarang dibanting BBM

Baru akhir tahun kemarin usahaku bisa agak bernapas sehabis dihantam corona Curhat temen yang bisnis restoran... dihantam corona, dihajar kenaikan PPN, sekarang dibanting BBM
Curhat temen yang bisnis restoran:

"Baru akhir tahun kemarin usahaku bisa agak bernapas sehabis dihantam corona. Baru bisa ngesot, eh, minyak goreng naik gak ngotak. Terpaksa ngurangi laba biar bisa bertahan.

Baru aja bisa ngumpulin laba dikit-dikit, pemerintah naikin PPN. Otomatis bahan baku naik karena pajak naik. Ngap-ngapan lagi, dong. Putar otak lagi. Awal-awal terpaksa kerja rodi. Yang penting usaha bisa jalan. Setelah semua harga bahan menyesuaikan, baru bisa ngumpulin laba lagi.

Belum juga hilang puyeng akibat dipukul corona, di-jab minyak goreng dan di-uppercut PPN, eh sekarang di-smackdown pemerintah lagi dengan menaikkan harga BBM.

Dihantam bertubi-tubi gitu ya terkapar, dong!

Eh, mereka dengan entengnya bilang jadi rakyat jangan cengeng, saat mereka sendiri ngeluh yang ini memberatkan APBN lah, yang itu membebani negara lah. Menikmati sedikit subsidi aja dituduh jadi biang kerok jebolnya APBN, sementara mereka dan keluarga mereka hidup nyaman dengan berbagai tunjangan negara.

Anj***."

"Sabaaar," kata saya. "Makanya, Pilpres besok pilih Pak G*nj*r aja biar program-program Pakdhe ada yang meneruskan. Jadi kamu nggak sia-sia milih Pakdhe 2 periode."

"Matamu!" jawabnya sambil ngelempar rice cooker.

Xixixi

(Wendra Setiawan)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Banner iklan disini