Bunuh diri = Mati Kafir?

 Mereka menganggap bahwa bunuh diri berarti mati kafir Bunuh diri = Mati Kafir?
Oleh: Ustadz Nur Hasyim S Anam

Bunuh diri = Mati Kafir?

Itu yang biasa saya dengar. Sehingga sebagian orang Madura (swasta/negeri) tidak mau menyolatinya. Mereka menganggap bahwa bunuh diri berarti mati kafir. Entah apa landasannya.

Anggapan ini salah. Orang bunuh diri memang dosa besar. Tapi dosa tersebut tidak membatalkan keislamannya.

Karena dianggap mati kafir maka orang tidak mau jika diminta persaksian bahwa almarhum orang baik.

Menurut saya selama dia masih Islam maka sejahat apapun dia tetap orang baik. Sebab Islam itu anugerah paling agung.

Yang perlu dipertanyakan itu akhir hayat kita seperti apa.

Semoga Allah mematikan kita dalam keadaan Iman dan Islam. Amin..

_____
*Referensi:

شرح صحيح البخاري لإبن بطال، ج ٣ ص ٣٤٩، مكتبة الرشد الرياض:

أجمع الفقهاء وأهل السنة أن من قتل نفسه أنه لا يخرج بذلك عن الإسلام ، وأنه يصلى عليه ، وإثمه عليه كما قال مالك ، ويدفن في مقابر المسلمين .


(ﻭﺗﺠﻬﻴﺰﻩ) ﺃﻱ اﻟﻤﻴﺖ اﻟﻤﺴﻠﻢ ﻏﻴﺮ اﻟﺸﻬﻴﺪ ﺑﻐﺴﻠﻪ ﻭﺗﻜﻔﻴﻨﻪ ﻭﺣﻤﻠﻪ ﻭاﻟﺼﻼﺓ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺩﻓﻨﻪ ولو قاتل نفسه (ﻓﺮﺽ ﻛﻔﺎﻳﺔ) ﺑﺎﻹﺟﻤﺎﻉ . اﻫـ فتح الوهاب

(ﻗﻮﻟﻪ ﻭﻟﻮ ﻗﺎﺗﻞ ﻧﻔﺴﻪ) ﻟﻠﺮﺩ ﻋﻠﻰ اﻹﻣﺎﻡ ﺃﺣﻤﺪ اﻟﻘﺎﺋﻞ ﺑﺄﻥ ﻫﺬا ﻻ ﻳﺠﺐ ﻓﻴﻪ ﻏﺴﻞ ﻭﻻ ﺻﻼﺓ.
ﻭﻋﺒﺎﺭﺓ ﺃﺻﻠﻪ ﻓﻲ اﻟﻤﺴﺎﺋﻞ اﻟﻤﻨﺜﻮﺭﺓ ﻭﻗﺎﺗﻞ ﻧﻔﺴﻪ ﻛﻐﻴﺮﻩ ﻓﻲ اﻟﻐﺴﻞ ﻭاﻟﺼﻼﺓ ﻋﻠﻴﻪ اﻧﺘﻬﺖ ﻭﻓﻲ ﻗ ﻟ ﻋﻠﻰ اﻟﺠﻼﻝ ﻗﻮﻟﻪ ﻛﻐﻴﺮﻩ ﺃﻱ ﺧﻼﻓﺎ ﻟﻹﻣﺎﻡ ﺃﺣﻤﺪ ﻭﻣﺎ ﻭﺭﺩ ﻣﻦ ﺃﻧﻪ - ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ - ﻟﻢ ﻳﺼﻞ ﻋﻠﻴﻪ ﻣﻨﺴﻮﺥ ﺃﻭ ﻣﺤﻤﻮﻝ ﻋﻠﻰ اﻟﺰﺟﺮ . حاشية الجمل

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Banner iklan disini
Tekan Tombol Close Untuk Menutup

Banner iklan disini